Belajar
tentang bagaimana membuat atau membentuk sebuah pohon bonsai yang indah bisa
dilakukan secara mandiri atau bisa dilakukan secara berkelompok seperti yang
rutin dilakukan oleh Komunitas Seniman Bonsai Indonesia yang ada di Kota Jember
Dengan melimpahnya
bahan-bahan bonsai yang ada di kota Jember, mengharuskan kita untuk
pandai-pandai di dalam memilih atau menseleksi bahan bonsai yang tepat dan bagus sebagaimana
dimaksud dengan kriteria sebuah tanaman bonsai atau lebih dikenal dengan
istilah seleksi bahan bonsai
Sebelum penyeleleksian
bahan bonsai, dari bahan bonsainya sendiri dapat kita peroleh dengan berbagai
cara diantaranya :
1. Bahan
bonsai yang kita dapatkan langsung dari alam bebas misalnya di hutan, tebing, pinggir pantai atau di pinggir sungai.
2. Bahan
bonsai yang kita dapatkan dari penduduk sekitar di sebuah perkampungan,
biasanya bahan bonsai ini ditanam di halaman-halaman
rumah sebagai tanaman hias atau pagar
keliling rumah atau halaman.
3. Atau
bahan bonsai yang diperoleh dengan cara pembiakan sendiri, halmana dapat
dilakukan dengan cara :
a. Cangkok atau okulasi ;
perbanyak melalui cara mencangkok, stek, okulasi. Memperbanyak melalui tips
ini mampu di kerjakan pada seluruh pohon atau tanaman yang memenuhi prasyarat
bonsai.
b. Anakan dari akar ; membawa anakan dari akar ini benar
benar mudah di kerjakan, anakan akan tumbuh lebih kurang sama dengan tanaman induknya, tumbuh dari akarnya seperti anakan tanaman kupa landak.
Selanjutnya adalah
bagamaimana kita memilih atau menentukan bahan bonsai yang kita harapkan
kedepan menjadi pohon bonsai yang bagus dan memiliki nilai ekonomi tinggi :
1. Memilih
Bonsai yang mempunya gerak batang tidak tumbuh lurus saja.
2. Menentukan
bentuk menarik dan bisa dipola, serta ukuran bonsai yang dipilih tergantung selera bisa berukuran
kecil, sedang, besar atau sangat besar (lebih dikenal ukuran XL).
3. Bentuk pohon sudah menampakkan ciri tua bonggol
bergumpal dapat ditemukan bila tanaman bahan ini pernah dipangkas
masyarakat.
4. Cermati posisi akar-akar bonsai yang di dapat ; upayakan mencari akar yang
simetris dan tentunya mesti serasi dengan tipe seperti apa bentuk bonsai yang kita kehendaki.
5. Carilah sudut pandang
bakal bonsai yang akan menjadi tampak depan atau tampak belakang dari bakalan bonsai, jika sudah di ketemukan
selanjutnya bisa kamu gunakan.
6. Upayakan menentukan bakalan bonsai yang memiliki umur panjang.
7. Cermati apakah tipe tumbuhan yang di dapat tetap masih
hidup atau sudah kering. Kadang-kadang indikator tumbuhnya daun dan tangkai baru tidak menjamin bakal bonsai dapat hidup, kerena sering kali dapat tumbuh ranting muda yang dikarenakan tanaman tersebut masih mengolah dan memproses nutrisi-nutrisi yang ada di batang sebagai
sumber makanannya.
8. Untuk memastikan jenis tanaman dari bakalan bonsai tersebut dapat kita ketahui dari bentuk daun serta ketahanan tanaman. Apabila kita
ketahui bahwa bentuk daun dari tanaman itu
berdaun yang tak terawat barangkali buat di kecilkan lebih baik tanaman itu tak
di jadikan bonsai.
9. Untuk jenis tanaman tertentu seperti Beringin dapat
dilakukan penyetekan dengan jenis beringin lain seperti Beringin Dolar/Elegant
& Wahong dapat di sambung Sancang dan lain-lain.
Semoga bermanfaat
Salam KOSBI JEMBER